JAKARTA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jaya, menyelenggarakan Uji Kopentensi Wartawan (UKW) Ke-48, yang berlangsung di Sekretariat PWI Jaya, Gedung Prasada Sasana Karya, Sabtu (12/9/2020)

Kegiatan UKW ke-2 di masa pandemi ini, hanya diikuti sebanyak 11 peserta, dengan dua Penguji yaitu, Sayid Iskandarsyah dan Firdaus Baderi.

Bagi para peserta UKW tersebut juga wajib mengikuti aturan protokol kesehatan, dengan penggunaan masker dan tetap menjaga jarak.

Ketua PWI Jaya Sayid Iskandarsyah mengatakan, jadilah wartawan profesional dalam menjalankan tugas dilapangan. Tentunya harus mentaati kode etik jurnalistik serta aturan yang berlaku lainnya. UKW ini juga menjadi bagian dalam menjalankan tugas profesi di lapangan.

“UKW yang diselenggarakan PWI Jaya ini, menjadi bagian dari standar yang wajib dilaksanakan oleh wartawan. Dengan mengikuti UKW ini kita akan mengetahui bagaimana tugas dan tanggung jawab wartawan yang profesional,” kata Sayid.

UKW yang diselenggarakan selama dua hari tersebut, diikuti sebanyak 11 peserta, 9 peserta dinyatakan kompeten, dan 2 peserta belum kompeten, sehingga dapat mengikuti UKW kembali 6 bulan mendatang.

Sementara itu, sampai saat ini pelaksanaan UKW yang diselenggarakan oleh PWI sebanyak 12.200 peserta dinyatakan kompeten.

Dalam penutupan UKW ke-48, yang berlangsung Minggu, (13/9/2020), Direktur UKW PWI Pusat, Prof Dr Rajab Ritonga mengatakan, UKW ini penting bagi wartawan apalagi wartawan ini merukan profesi.

“Ada 100 ribu wartawan dan 4 ribu media online, tentunya kita harus punya standar bagi wartawan tersebut, maka UKW menjadi standar yang harus dilakukan bagi wartawan dalam menjalankan profesinya,” ujar Rajab.

Ia menyebutkan Dewan Pers membuat aturan bagi wartawan yang melaksanakan UKW, begitu pula bagi perusahaan medianya tentunya memiliki aturan tersendiri.

Ia menyebutkan wartawan dalam melaksanakan UKW ini pastinya mampu untuk menyelesaikan soal yang diuji.

Karena memang yang diuji tersebut adalah pekerjaan yang dilakukannya sehari-hari, seperti bagaimana melaksanakan liputan atau menemuai narasumber, bagaimana aturan penulisan berita dan lain -lain. (***)

By Ivan